Mahakarya.my.id, TULUNGAGUNG — Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kabupaten Tulungagung, Senin (4/5/2026). Di tengah dinamika birokrasi dan harapan akan stabilitas pemerintahan, momen penting tersaji saat Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Tri Hariadi sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Ketua Komisi A DPRD, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pengisian jabatan Sekretaris Daerah merupakan langkah strategis dan mendesak untuk menjaga stabilitas serta keberlangsungan roda pemerintahan. Jabatan Sekda sendiri telah kosong sejak 12 Desember 2025, sehingga kehadiran pejabat definitif sementara dinilai krusial.
“Sekretaris Daerah memiliki peran vital sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan sekaligus koordinator seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penunjukan Tri Hariadi telah melalui mekanisme sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 dan memperoleh persetujuan tertulis dari Gubernur Jawa Timur sebagai perwakilan pemerintah pusat.
Menurutnya, posisi Sekda sangat menentukan efektivitas pelayanan publik, sinkronisasi pembangunan daerah, serta koordinasi lintas organisasi perangkat daerah. Kekosongan jabatan dalam waktu lama berpotensi menghambat jalannya pemerintahan dan memperlambat pengambilan kebijakan strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin juga menyinggung situasi yang tengah dihadapi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, termasuk proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia menilai, kehadiran Penjabat Sekda menjadi elemen penting untuk menjaga kesinambungan organisasi di tengah kondisi tersebut.
“Penunjukan ini penting agar pemerintahan tetap berjalan efektif, profesional, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” tegasnya.
Tak hanya aspek administratif, Plt. Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan moralitas aparatur. Ia mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja sesuai aturan, menjaga amanah jabatan, serta terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Pesan ini menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar tata kelola, melainkan juga komitmen moral dalam membangun kepercayaan publik.
Di akhir sambutannya, Ahmad Baharudin mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk mendoakan agar proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung lancar dan segera tuntas.
“Semoga Pemerintah Kabupaten Tulungagung semakin baik, bersih, profesional, dan mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, serta berakhlak mulia,” tuturnya.
Ucapan selamat pun disampaikan kepada Tri Hariadi atas amanah baru yang diemban. Diharapkan, kehadirannya mampu memperkuat koordinasi pemerintahan sekaligus menjaga stabilitas birokrasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.