Mahakaryanews.my.id , KEDIRI – Komitmen menjaga keselamatan pengguna jalan dan menciptakan lingkungan yang tertib terus ditunjukkan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Melalui kegiatan pemangkasan pohon di sejumlah titik rawan, Selasa (21/4/2026), upaya preventif ini dilakukan demi meminimalisir potensi bahaya di ruang publik.
Kegiatan pemangkasan difokuskan di tiga ruas strategis, yakni Jalan Hayam Wuruk, Jalan KH Usman, dan Jalan Pattimura. Ketiga lokasi tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, terutama pada jalur hijau yang berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak dilakukan penanganan secara berkala.
Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHKP Kota Kediri, Jati Feri Krisna Pamungkas, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan sejak pagi hari oleh tim di lapangan.

“Hari ini kami melakukan pemangkasan di tiga lokasi. Ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di jalur hijau,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses pemangkasan tidak dapat dilakukan secara terburu-buru karena membutuhkan ketelitian serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat. Dalam satu titik, tim bahkan harus menangani beberapa pohon dengan durasi pengerjaan yang cukup panjang.
“Di satu lokasi terdapat tiga pohon yang harus ditangani. Jadi memang membutuhkan waktu dan tidak bisa dikerjakan secara tergesa-gesa,” jelasnya.
Di tengah pelaksanaan, DLHKP juga mengakui adanya keterbatasan personel dan peralatan yang dimiliki. Hal ini membuat proses pelayanan harus dilakukan secara bertahap berdasarkan antrean permohonan dari masyarakat.
“Kami mohon maaf kepada warga Kota Kediri yang telah mengajukan permohonan. Seluruhnya tetap kami layani, namun harus menunggu antrean karena keterbatasan yang ada,” imbuhnya.
Meski demikian, DLHKP Kota Kediri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang lebih aman, nyaman, dan tertata bagi seluruh masyarakat. (Joel)