KEDIRI, Javaterkini.com – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Linmas Kota Kediri. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas personel yang digelar pada Selasa (2/6/2026), sekitar 100 anggota mendapatkan pembekalan guna memperkuat kedisiplinan, ketegasan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Satpol PP Kota Kediri dalam menciptakan aparatur yang tidak hanya sigap dan tegas di lapangan, tetapi juga mampu menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
Kepala Satpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetyo, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan personel secara menyeluruh, mulai dari aspek fisik, mental, hingga wawasan teknis operasional.
“Pelatihan diawali dengan materi dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang diberikan oleh personel Brimob. Tujuannya untuk melatih disiplin, ketegasan, kecepatan, dan kesiapsiagaan anggota saat menjalankan tugas penertiban maupun penegakan perda,” ujar Paulus.
Menurutnya, tantangan tugas yang dihadapi Satpol PP saat ini semakin kompleks. Karena itu, peningkatan kapasitas personel harus dilakukan secara berkelanjutan agar anggota mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Selain latihan fisik dan kedisiplinan, peserta juga mendapatkan materi di dalam kelas dari jajaran Brimob Kediri. Materi tersebut meliputi pergantian jaga, serah terima tugas, hingga tata cara pelaksanaan tugas lapangan yang efektif, terukur, dan profesional.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kota Kediri, Lilin Nuryani, S.T., M.AP., menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber yang telah memberikan pembekalan kepada para peserta.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi dan latar belakang profesi. Salah satunya motivator asal Surabaya, Andri Suyanto, S.A., yang memberikan materi mengenai penguatan mental, kebersamaan, serta motivasi kerja.
“Terima kasih kepada seluruh narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Brimob Kediri yang telah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ungkap Lilin.
Tidak hanya itu, peserta juga menerima materi dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kediri yang disampaikan oleh Vicky Hendra Puspitas, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama.
Materi tersebut difokuskan pada peningkatan pemahaman personel terkait pengawasan dan penindakan peredaran rokok ilegal. Kegiatan ini didukung melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sehingga para peserta dibekali pengetahuan mengenai ciri-ciri rokok ilegal serta prosedur penanganan dan operasi di lapangan.
Melalui pelatihan ini, Satpol PP Kota Kediri berharap seluruh personel semakin siap menghadapi dinamika tugas yang terus berkembang, sekaligus mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Satpol PP bekerja selama 24 jam untuk menjaga ketertiban dan menegakkan peraturan daerah. Karena itu, setiap personel harus memiliki disiplin, kemampuan, serta semangat yang kuat dalam menjalankan tugas,” pungkas Paulus. (iyon/kdr***)