Dari Maulid Nabi Hingga Penghargaan LBB, Disdik Kota Kediri Tekankan Akhlak Dan Prestasi Pelajar
KEDIRI, Javaterkini.com — Suasana religius dan penuh apresiasi mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Dinas Pendidikan Kota Kediri, Senin (14/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ki Hajar Dewantara, Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri, tersebut dirangkai dengan santunan, tausiah, serta pemberian penghargaan kepada para pelajar berprestasi dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimudin Toha yang mewakili Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Asisten III Pemerintah Kota Kediri, KH Abu Bakar Abdul Jalil (Gus AB), Ketua Baznas Kota Kediri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Drs. Mandung Sulaksono, jajaran Dinas Pendidikan, pengawas, serta kepala sekolah dan guru TK, SD hingga SMP negeri maupun swasta se-Kota Kediri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Drs. Mandung Sulaksono mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah menunjukkan prestasi.
“Selain tausiah dan santunan, kami juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Baris-Berbaris tingkat SD dan SMP se-Kota Kediri,” ujar Mandung.
Menurutnya, berbagai kegiatan positif bagi peserta didik penting untuk terus dikembangkan. Tidak hanya sebagai wadah kompetisi, tetapi juga sebagai sarana membangun kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan semangat berprestasi.
Mandung berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan pelaksanaan yang semakin meriah. Pembinaan peserta didik, kata dia, perlu dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai kegiatan sesuai jenjang pendidikan.
Salah satu sekolah yang berhasil menorehkan prestasi dalam ajang tersebut adalah SDN 1 Banjaran Kota Kediri. Sekolah ini berhasil meraih Juara 1 Lomba Baris-Berbaris Putri tingkat SD/MI se-Kota Kediri.
Kepala SDN 1 Banjaran Kota Kediri, Andriano, hadir menerima apresiasi tersebut. Prestasi itu menjadi gambaran bahwa pembinaan yang konsisten mampu menumbuhkan karakter disiplin sekaligus membangun kekompakan dan kerja sama antarpeserta didik.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri Qowimudin Toha memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk kembali menguatkan peran pendidikan dalam membentuk generasi penerus Kota Kediri.
Qowimudin menegaskan, pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua. Guru, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.
Ia kemudian mengingatkan tiga konsep pendidikan yang dicontohkan Rasulullah SAW, yakni tarbiyah bil kalam, memberikan ilmu melalui penyampaian yang baik; tarbiyah bil hal, mendidik melalui keteladanan; serta tarbiyah bid du’a, mendidik dengan doa dan senantiasa melibatkan Allah SWT dalam setiap proses pendidikan.
Menurut Qowimudin, seorang guru tidak cukup hanya menyampaikan materi pembelajaran. Lebih dari itu, guru harus mampu menjadi teladan melalui ucapan, sikap, perilaku, pikiran dan hati.
“Harapan kita sama, menjadikan putra-putri kita menjadi putra-putri yang saleh dan salehah, yang bisa dibanggakan oleh kedua orang tuanya, sekaligus membanggakan Kota Kediri dan bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama,” tegasnya.
Ia berharap proses pendidikan di Kota Kediri terus berjalan dengan pendampingan, ketulusan dan keikhlasan. Pendidikan diharapkan tidak hanya melahirkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, kedisiplinan serta kepedulian sosial.
Kegiatan tersebut turut diikuti para penerima santunan dari berbagai lembaga pendidikan, dengan masing-masing lembaga mengirimkan dua perwakilan siswa. Para peserta dan pemenang Lomba Baris-Berbaris tingkat SD dan SMP se-Kota Kediri juga turut hadir dalam agenda tersebut.
Melalui momentum Maulid Nabi ini, Dinas Pendidikan Kota Kediri berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan dalam dunia pendidikan. Prestasi diharapkan berjalan beriringan dengan akhlak, sehingga lahir generasi Kota Kediri yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga berkarakter, berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.